Faktor Kesiapan Berwirausaha pada Pelaku UMKM Pasca Pandemi Covid-19
ABSTRAK
Ketidakpastian perekonomian saat pandemi covid-19 berdampak berat kondisi dunia usaha di tanah air. Masa pandemic membawa perubahan sikap pengusaha untuk lebih meningkatkan kesiapan dalam membuka usahanya Kembali dengan proses usaha yang lebih cepat, efektif dan efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan berwirausaha pada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa X Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengumpulan data diambil dengan melakukan wawancara semi-terstruktur. Informan pada penelitian ini adalah enam pelaku UMKM di Desa Ngalang Gunungkidul. Analisis yang digunakan adalah teknik analisis isi (content analysis). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pelaku UMKM memiliki kesiapan berwirausaha yang berasal dari faktor internal dan eksternal individu. Faktor internal kesiapan berwirausaha meliputi efikasi diri, toleransi risiko, proaktif, kebutuhan berprestasi, kemandirian, orientasi masa depan, hardiness,dan resiliensi. Faktor eksternal kesiapan berwirausaha meliputi pendidikan dan pelatihan, pengalaman, jaringan profesional, latar belakang keluarga dan dukungan sosial. Baik faktor internal dan eksternal keduanya merupakan faktor yang saling mendukung dalam mempersiapkan pelaku UMKM untuk berwirausaha khususnya setelah mengalami penurunan atau kerugian ketika pandemi Covid-19.
Kata kunci: Faktor eksternal, faktor internal, kesiapan berwirausaha.
Akun Google